Bernafas Merusak Sel Tubuh?

Sebuah video stand up comedy di link ini  memperlihatkan keluhan seseorang yang menginjak usia jelang 50 tahun dan merasakan semua hal dalam kesehatannya menurun menjauh dari kualitas masa sebelumnya. Dengan jenaka ia mengomel tentang beragam cedera yang kini ia alami tanpa harus melakukan aktivitas fisik berlebihan. “Dulu saya bermain bola untuk bisa mendapatkan cedera. Di usia sekarang ini cuma nonton orang lain bermain bola, saya sudah bisa ikutan cedera!”

Lucu memang! Tapi sebenarnya berapa banyak orang mengeluhkan hal sama dengan skala sikap yang lebih serius? Banyak sekali! Tubuh yang dulu dibanggakan kondisi fisiknya, perlahan-lahan rusak dan jauh dari kondisi membanggakan. Ada yang menganggap ini hal wajar sesuai dengan perjalanan waktu, tapi ada juga yang menempatkan ini secara sengit dan menganggap “Tubuh saya kini berkhianat” Karena fungsinya perlahan menurun dan tidak bisa digunakan lagi seperti sedia kala. Kemampuan fisik yang dulu begitu diandalkan, kini sulit diharapkan. Tapi benarkah tubuh berkhianat?


BERNAFAS MENYEBABKAN PERUSAKAN

Tanpa harus berlebihan menyikapi dan mencari-cari kambing hitam, sebenarnya kita akan tetap menua sesuai perjalanan waktu, apapun yang kita lakukan. Secara normal, apapun yang bersentuhan dengan oksigen akan mengalami oksidasi. Suatu kondisi kerusakan molekuler yang akan merembet merusak sel tubuh dan secara berangsur membuat siklus perusakan akan terjadi hingga masa akhir.

Dari sana keseimbangan alam tercipta. Apa yang lahir pasti akan mati, apa yang berwujud pasti akan hancur. Hampir semua di dunia ini mengalami siklus seperti demikian. Bayangkan bila itu tidak terjadi? Betapa penuh sesak planet bumi ini. Ironis memang, di satu sisi kita dihidupi oksigen, di sisi lain kita dibunuh oleh oksigen. Saat bernafas kita melakukan dua hal, menghidupi diri dalam konteks kekinian, tapi juga sekaligus membunuh diri perlahan menuju masa depan. 

Tapi kenapa ada orang yang sepintas lebih cepat mengalami kerusakan tubuh ketimbang orang lain? Menua dan menurun fungsi kualitas hidupnya. Sementara di sisi lainnya, ada orang yang awet muda dan sepertinya waktu berjalan amat lambat bila mengamati perkembangan usia mereka. Serta umumnya orang di golongan kedua, pun menikmati hidup lebih nyaman ditambah penuh kualitas. Ada apa dengan perbedaan ini?


GAYA HIDUP MEMPERPARAH KERUSAKAN

Dari sini kita harus melihat ke hal kedua yang menunjang hidup selain bernafas, makan dan minum! Karena menunjang, apapun yang dimakan jelas akan juga menentukan kualitas hidup. Mayoritas kita tahu bahwa ada makanan baik serta ada makanan buruk. Tapi sedikit yang menyadari bahwa makanan buruk meninggalkan efek bagaikan bom waktu yang merusak ke masa depan. Bukan sebagai sesuatu yang selesai dimakan akan dibuang tubuh begitu saja. 

Karena mengabaikan efek merusak tersebut, banyak orang santai serta seenaknya saja makan dan minum. Semisal, bila tadi oksigen di paparan awal hanya merusak manusia lewat nafas dan sentuhan pada kulit. Sesuai perkembangan waktu oksidasi merusak tubuh dengan lebih leluasa lewat banyak cara. Salah satunya yang populer adalah lewat makanan dimasak. Semua makanan yang prosesnya melalui pemanasan, adalah cara termudah oksigen masuk dan merusak tubuh lebih besar dari dalam. Fakta mengejutkan, yang banyak sekali orang tidak menyadarinya.

Kesenangan hidup yang direfleksikan dari makanan serta minuman juga jadi masalah klasik lainnya. Minuman yang tidak wajar diminum manusia, seperti soda, alkohol bahkan teh, kopi, dan susu juga adalah penyumbang masalah terbesar yang tidak disadari oleh banyak orang. Semakin banyak dikonsumsi, semakin mudah kemungkinan tubuh berkhianat lebih cepat.

Di sisi lain, aktivitas fisik juga bisa jadi pemicu masalah sama. Saat Anda malas aktif secara fisikal, enggan berolahraga, tubuh Anda akan cepat rusak. Kemampuan koordinasi kerja paru-paru jantung menurun, kualitas otot menciut, lemak bertambah, persendian rusak lebih cepat dan beragam masalah klasik akibat malas lainnya.  Tapi walau banyak yang mengira bahwa berolahraga bisa memperlambat penuaan atau perusakan tubuh. Sebenarnya berlebihan olahraga juga bisa  membuat tubuh berkhianat dengan rusak lebih cepat. Tidak hanya lewat kesalahan postural, bebas fisik, yang menyebabkan cedera. Tapi juga konsentrasi nafas berlebihan yang memberikan pasokan oksigen di luar batas kewajaran. Lagi-lagi cara lain untuk merusak tubuh ditemukan oleh oksidasi. Tidak berlebihan bila dikatakan, gaya hidup pilihan kita adalah penentu seberapa cepat tubuh dianggap berkhianat?


TUBUH YANG DIRAWAT TIDAK AKAN BERKHIANAT

Cerita berbeda terjadi pada mereka yang berkomitmen melakukan hal berbeda.  Walau dianggap berpayah-payah, bersusah-susah secara konsisten memperhatikan pola hidup,  tapi mereka yang melakukan ini umumnya menikmati kualitas hidup yang lebih panjang dan menua secara wajar. Hampir jarang terjadi kondisi di mana kualitas tubuh menurun secara mendadak atau drastis. Semua berlangsung berangsur dan lebih bisa disikapi dengan positif saat masa itu tiba. 


Perusakan akibat oksigen tetap terjadi, namun karena makanan dan minuman sehari-harinya kaya dengan antioksidan, penuaan itu berjalan wajar, bahkan cenderung seperti diperlambat. Mereka yang rutin makan buah dan sayuran segar, mereka yang berinvestasi minum air Kangen segar dari mesin setiap hari, menikmati limpahan antioksidan yang membuat tubuh mereka tidak begitu saja mengalami penurunan kualitas secara mendadak atau parah. 

Selain tampak awet muda serta sehat, orang yang berkomitmen memelihara kesehatan juga menikmati kualitas hidup maksimal. Bisa saja mereka dianggap tidak menikmati hidup karena tidak merokok, minum alkohol, minum soda, teh, atau kopi, membatasi makan enak, menjarangkan makan kudapan, dan segudang hal yang umum dinikmati banyak orang.  Atau melewatkan tren olahraga, dengan berhati-hati memilih aktivitas fisik yang tidak merusak tubuh. Sepintas seperti mereka tidak menikmati hidup? Sebaliknya, justru orang-orang seperti mereka lebih menikmati kualitas hidup yang malahan tidak dinikmati oleh banyak orang disebut di awal tadi. Awet muda, tidak mudah sakit, tangguh, vitalitas tinggi dan menua dengan wajar hingga akhirnya masa pakai usianya selesai. 

Dan yang pasti jarang sekali dari mereka mengeluh bahwa tubuh berkhianat. Manifestasi dari sesuatu yang dirawat. 



Comments

Popular posts from this blog

Tentang Ibu Saya & Kanker Paru-parunya

Tentang Diabetes dan Hidup Normal

BERAS PUTIH SI PEMBAWA PETAKA